Realme Optimis Taklukan Pasar Indonesia

Realme pada kuartal II 2019 berhasil masuk ke dalam daftar lima top smartphone vendor di Indonesia. Pencapaian itu didapatkan kurang dari setahun kehadirannya di Tanah Air.

Realme pertama kali memasuki pasar Indonesia dengan merilis seri Realme 2 dan C1 pada Oktober 2018. Belum genap setahun, perusahaan asal Tiongkok itu berhasil memikat hati konsumen Indonesia.

Berdasarkan data perusahaan riset Canalys, Realme memiliki 7 persen pangsa pasar Indonesia pada kuartal II 2019. Marketing Director Realme SEA, Josef Wang, mengatakan pihaknya kian optimistis di pasar smartphone Indonesia dengan pencapaian tersebut.

“Kami jadi lebih percaya diri, dan akan terus memberikan pengalaman terbaik untuk konsumen Indonesia. Di masa depan, kami akan membawa lebih banyak produk dan aksesori,” ujar Wang dalam acara pengumuman seri Realme 5 di Jakarta, Kamis (19/9).

Dia menuturkan, Realme akan terus berkomitmen menjadi lebih baik. Perusahaan asal Tiongkok tersebut ingin menjadi merek teknologi yang trendi.

“Kami sama seperti kompetitor di industri, kita semua fokus ke produk, konsumen, memberikan pengalaman terbaik. Namun kami dari semua aspek tersebut, ingin menjadi lebih baik, dan kami ingin menjadi merek teknologi trendi di Indonesia dan juga dunia,” ungkap Wang.

Canalys merilis laporan top smartphone vendor untuk pasar Indonesia pada kuartal II 2019. Berdasarkan data pengapalan unit, Oppo untuk pertama kalinya memimpin pasar dan berhasil melengserkan Samsung.

Mengutip data Canalys, pasar smartphone di Indonesia menunjukan performa baik pada periode April-Juni 2019. Total pengapalan pada kuartal II 2019 mencapai 11,4 juta unit, tumbuh 8,9 YoY.

Oppo memimpin dengan 26 persen pangsa pasar, tumbuh 54 persen YoY. Posisi kedua ditempati Samsung dengan 24 persen pangsa pasar, hanya tumbuh 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Oppo berhasil melampaui pertumbuhan Samsung untuk memimpin pasar pertama kali. Hal ini berkat cakupan offline yang kuat, sementara kompetisi di jalur online memanas,” kata Canalys melalui akun Twitter @Canalys, beberapa waktu lalu.

Posisi lima besar lain ditempati oleh Xiaomi, Vivo, dan Realme. Pangsa pasar Xiaomi pada kuartal II 2019 sebesar 19 persen. Sayangnya, pertumbuhan secara YoY merosot 9 persen.

Sementara Vivo di posisi ke empat dengan 15 persen pangsa pasar, memiliki pertumbuhan YoY terbesar mencapai 62 persen. Realme menutup posisi lima besar dengan 7 persen pangsa pasar